Memanfaaatkan Diskon

Apa kabar yang baru ikutan Harbolnas? Sudah puas habis-habisan belanja? Wah, padahal diskon akhir tahun masih jalan terus tuh. Nggak hanya di olshop, tapi mall-mall masih banyak yang menawarkan YES (Year End Sale). 

Sebelum tergiur dengan diskon-diskon yang masih berseliweran ini, coba kita pahami dulu cara memanfaatkan diskon demi #belanjabijak yuk. 

Pertama, pahami dulu diskon yang ditawarkan, sehingga kita bisa menghitung berapa harga final yang harus kita bayar. Kadang ada yang bias, seperti “Buy 2 Get 1 Free”, artinya diskonnya sebesar 33% bila membeli 3 barang sekaligus. Jadi kalau beli hanya 1 barang malah tidak ada diskon. 

Kedua, tentunya kita juga harus tahu berapa harga normal barang tersebut. Kadang ada toko yang melakukan mark-up harga terlebih dahulu dan menyebutkan jumlah persentase diskon yang besar, padahal diskon sebenarnya hanya sedikit saja.  

Selanjutnya, ada diskon yang ditawarkan pada waktu-waktu tertentu, atau flash sale. Ada juga diskon yang diberikan untuk jumlah barang yang terbatas. Maka lakukanlah tips ketiga, yaitu lakukan riset beberapa waktu sebelumnya. Bila belanja online, kamu memilih-milih barang dan memasukkannya ke wishlist atau keranjang belanja. Jadi pada saat diskon berlangsung, kita tinggal cek-out dan selesaikan transaksi belanja.

Selain itu, ada juga lho toko online yang menawarkan barang dengan harga dinamis, atau berfluktuasi setiap harinya. Contohnya adalah harga tiket pesawat terbang. Oleh karena itu kita harus cerdas memantau harga. Jangan sampai membeli pada waktu yang salah sehingga kita membayar lebih dari harga wajarnya.

Tips ke-empat, bacalah deskripsi produk dengan cermat. Seringnya barang yang dibanting harganya adalah barang cacat atau barang produksi lama. Jadi sebenarnya produsen ingin menghabiskan stok barang tersebut. Kalau memang kualitas masih baik, tapi modelnya sudah sedikit ketinggalan, yah masih pantaslah untuk dibeli. Tentunya kalau memang dibutuhkan ya.

Kelima, perhatikan syarat-syarat khusus yang berlaku pada periode diskon. Kadang promo diskon itu di-bundle dengan promo lainnya. Contohnya gratis ongkos kirim dengan jumlah pembelanjaan tertentu, atau hadiah-hadiah khusus lainnya. Akibatnya jumlah belanja kita malah jadi membengkak untuk barang-barang yang sebenarnya tidak perlu. Bukannya hemat, malah jadi tekor deh.

Nah, jadi gimana, masih tergiur dengan diskon nggak? Tetap gunakan akal sehat ya. Selalu gunakan waktu untuk berpikir agar belanja sesuai kebutuhan dan kemampuan. Percaya deh, diskon itu selalu ada. Kebutuhan juga jalan terus. Jadi bukan berarti semua diskon harus diikuti kan?

METTA ANGGRIANI, CFP®

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *