Perencanaan Keuangan untuk Wanita

Di Hari Ibu kemarin kita merayakan kekuatan perempuan dalam menjalankan kesehariannya. Setiap wanita adalah seorang ibu, baik menikah atau tidak, baik pernah melahirkan atau tidak. Sifat keibuan ada dalam diri tiap wanita, yaitu sifat yang mengayomi, melindungi, menumbuhkan. 

Dengan sifatnya yang seperti itu, wanita lebih sering memikirkan orang lain, cenderung senang memberi, dan berpikir jauh ke depan untuk memastikan kehidupan berlangsung dengan baik. Downside-nya, wanita sering tidak memikirkan dirinya sendiri, karena semua yang dimilikinya pasti akan kembali ke keluarga atau orang-orang yang disayanginya. Sikap “selfless”ini harus disupport dengan kekuatan, baik fisik, mental, spiritual, finansial.

Secara finansial, apa saja yang harus diperhatikan oleh wanita? Setiap wanita harus ingat bahwa sebelum memberi, ia harus mampu melindungi dirinya terlebih dahulu. Maka mapan secara finansial menjadi hal yang wajib bagi wanita di segala fase kehidupannya, mulai saat masih single, ketika menikah, di hari tua, ataupun ketika keadaan memaksa ia untuk single lagi. 

Apa yang harus dilindungi? Tentunya kebutuhan dasar wanita, di luar kebutuhan umum seperti sandang, pangan, dan papan. Wanita tidak boleh lupa untuk berinvestasi pada 3 kebutuhan ini:

1. Grooming. 
Secara lahiriah, wanita identik dengan keindahan. Kecantikan adalah modal dasar wanita yang harus dirawat. Ditambah sifat diri yang baik dan senyum tulus, tidak ada orang yang tidak senang berinteraksi dengan wanita cantik. 

Tentu grooming yang baik adalah yang tidak berlebihan. Penampilan yang menarik adalah yang sewajarnya. “To age gracefully” is the real motto for beautiful woman.

2. Education.
Pendidikan adalah investasi wajib, tak terkecuali untuk wanita. Hari gini, wanita tak bisa hanya bermodalkan wajah cantik dan body aduhai. Grooming saja belum cukup, karena dunia tak bisa ditaklukkan hanya dengan kedipan mata. Kunci sukses seseorang tergantung pada cara berpikir yang terbuka dan wawasan yang luas, dan itu bisa diperoleh dengan pendidikan yang baik.

Investasi pendidikan tidak terbatas dan baik bila dilakukan menyeluruh, intelektual dan spiritual. Wanita adalah orang pertama yang akan mendidik anak dan lingkungannya. Maka wanita harus selalu belajar karena mereka adalah kunci sebuah generasi.

3. Health.
Wanita terlahir unik dengan hormon yang begitu kompleks, yang membuatnya mampu mengandung dan melahirkan. Kondisi fisik tsb membuat wanita kuat sekaligus rentan. Studi menunjukkan bahwa wanita memiliki risiko sakit lebih tinggi daripada pria, secara nyata terlihat dari jumlah premi asuransi kesehatan wanita yang lebih mahal daripada pria. 

Oleh karena itu, wanita wajib merawat kesehatannya. Lagi-lagi, asupan gizi yang baik bagi wanita tak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tapi bagi anak yang dikandungnya dan orang-orang yang bergantung padanya di rumah.

Secara minimum, selain makan sehat dan rajin berolahraga, wanita wajib melakukan medical check-up secara rutin. Budget kesehatan untuk wanita wajib disiapkan, jumlahnya akan meningkat seiring bertambahnya usia. 

Melindungi dan merawat diri bukanlah suatu tindakan egois, sebaliknya itu adalah suatu bentuk rasa syukur dan tanggung jawab terhadap hidup itu sendiri. Sepanjang dilakukan dengan kesadaran yang baik dan budget yang sesuai, self-care untuk ketiga hal diatas adalah suatu investasi jangka panjang yang akan menunjang segala aspek kehidupan lainnya.

METTA ANGGRIANI, CFP®

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *