Diet – Antara Trend, Kebutuhan Gizi & Budget

Hi ladies, kamu pernah diet kan? Mulai dari diet Mayo, OCD, Atkins, Clean Eating, sampai Ketogenic. Pasti ada yang pernah dicoba, ya?

Banyak orang merasa kegemukan atau tidak sehat, lantas memutuskan untuk diet, yaitu disiplin menjaga asupan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Diet ada banyak macamnya, demikian juga kondisi tubuh tiap orang berbeda. Diet adalah keputusan besar yang membutuhkan komitmen kuat untuk menjalankannya.

Pertama tentunya dibutuhkan komitmen mental dan disiplin, karena tidak ada diet yang hasilnya instan. Supaya yakin kuat mental, kita harus benar-benar paham bahwa diet tsb paling sesuai dengan tubuh kita. Tidak disarankan berdiet hanya mengikuti trend atau coba-coba, karena tubuh kita yang dipertaruhkan lho.

Kedua, diet perlu komitmen waktu. Mulai dari waktu untuk memasak makanan dietmu, makan pada jam tertentu, sampai target / rentang waktu yang diharapkan untuk menjalankan diet tsb. Pastikan program dietmu realistis dan dapat bertahan untuk jangka panjang.

Ketiga, ternyata diet juga perlu didukung komitmen budget. Diet bukan berarti mengurangi makan, lantas uang jajan berkurang. Yang terjadi justru sering kebalikannya. Contoh biaya yang timbul karena berdiet adalah catering khusus, konsul dengan dokter / ahli gizi, terapi dan obat-obatan khusus, kegiatan olahraga untuk menunjang diet, dsb. Perhitungkan ketersediaan uangmu agar diet berlangsung efektif. Jangan sampai karena diet maka uang jajan diirit-irit, tapi berakhir di rumah sakit. Apes banget kan?

Buatlah jurnal perjalanan dietmu dan amati reaksi yang terjadi pada tubuhmu. Ketika sudah mencapai berat badan atau kondisi tubuh yang diinginkan, biaya diet dapat dikurangi secara perlahan, sampai akhirnya menjadi biaya makan normal sehari-hari. Yang penting tetap menjaga kesadaran untuk melanjutkan gaya hidup seimbang.

Selamat berdiet ya. Stay fit & healthy!

METTA ANGGRIANI, CFP®

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *