Kenalkan, ini Titis, Perencana Keuangan saya sejak 2011 ??
Awalnya saya hanya konsultasi & financial check-up saja. Setelah berpikir panjang x lebar, beberapa bulan kemudian saya menjadi klien-nya.
Kenapa saya perlu waktu lama untuk berpikir? ⏱
- Sebelum membuat perencanaan keuangan, saya harus menentukan dulu tujuan hidup saya. Waktu itu saya ingin berhenti kerja, merely karena bosan, tapi selanjutnya mau apa? Tentu harus jelas dulu, karena “lifegoals” ini yang akan dituangkan ke dalam “financial plan”.
- Saya harus merapikan dulu catatan keuangan saya. Walaupun aset & hutang saat itu belum seberapa jumlahnya, tapi tetap saja kadang lupa dimana simpan akta atau tagihan ini-itu. Soalnya berbicara keuangan itu hal sensitif. Kalau mau hire Perencana Keuangan artinya kita siap buka dapur rumah tangga kita. Malu kan kalau dapurnya berantakan?
- Bicara soal keuangan yang sensitif, tentunya harus dengan orang yang saya percaya. Sertifikasi profesi memang penting untuk membangun kredibilitas. Tetapi “trust” itu dibangun berdasarkan kecocokan, apakah Perencana Keuangan tsb mampu mendengarkan dan memahami konteks yang saya hadapi.
Setelah beberapa saat kenal & konsultasi dengan Titis, ternyata kita banyak kecocokan. Sebelumnya Titis adalah seorang wanita karir, auditor juga, jadi mudah memahami karakter saya yang cenderung konservatif. Lucunya, ternyata tanggal lahir kita pun sama! Background pendidikan juga mirip. Jadi “klik” banget deh! ?
Saat itu saya setahun jadi klien-nya, selanjutnya saya mulai belajar mengerjakan sendiri #financialplanning saya. Tapi persahabatan saya dengan Titis tetap berlanjut. Ketika saya harus membuat keputusan besar dalam hidup saya (e.g. sakit di 2013 & menikah di 2015), Titis adalah orang pertama yang saya kontak untuk membantu menyiapkan keuangan saya. Sekarang ketika saya memutuskan untuk mengikuti jejaknya sebagai Perencana Keuangan, kami pun kerap diskusi & seminar bareng. Malah jadi makin “sohib” deh.. ??
Seorang Perencana Keuangan itu seperti seorang konsultan atau dokter yang berusaha membantu klien untuk memberikan solusi atas permasalahan keuangan yang dihadapinya. Bisa juga dianggap seperti Coach, karena seorang Perencana Keuangan yang baik harus dapat menggali aspirasi klien atas kehidupan yang diinginkannya.
Jadi penting memilih Perencana Keuangan yang tepat dan terpercaya, yang dapat membuat kita berkembang bukan hanya secara keuangan, tapi juga sebagai pribadi yang semakin mapan. Untuk tahu tepat atau tidak, tentu harus dimulai dengan pertemuan dan komunikasi. Nah boleh yuk colek saya, kita diskusi lebih lanjut yaaaa..
METTA ANGGRIANI, CFP®

