Mau Jadi Jomblo Keren? Ikuti #AnggaranSiJomblo ini!

Hai teman-teman millenials, terutama yang masih jomblo. Lebaran kemarin sudah dapat berapa pertanyaan “kapan nikah?”

Daripada dibawa baper, mendingan kamu berlatih menjadi jomblo keren yang mapan secara finansial. Banyak mitos yang mengatakan kalau jomblo relatif lebih boros karena belum ada tanggungan. Kalau kamu termasuk jomblo yang boros, yuk tinjau ulang kebiasaan belanja dan prioritas pengeluaran kamu dengan #AnggaranSiJomblo berikut ini:

1. Dana Gaul.

Biar jomblo, gaul tetap jalan! Perkaya dirimu dengan pengalaman yang positif dan bangun network pertemanan yang baik, namun tetap pastikan biaya gaul kamu masih dalam jumlah yang wajar.

2. Tabungan.

Untuk tabungan, idealnya setiap bulan kamu harus menyisihkan minimal 10% dari penghasilan bulananmu. Dedikasikan tabungan ini untuk tujuan-tujuan khusus, misalnya dana darurat, dana pendidikan lanjutan, atau bahkan dana menikah. Semakin banyak tujuan keuanganmu, tentunya semakin banyak kamu harus menabung, ya kan?

3. Aset Produktif.

Aset produktif adalah aset yang nilainya akan meningkat di masa depan (contoh: rumah), atau aset yang kamu gunakan untuk menunjang produktivitas kerjamu dan membantumu memperoleh penghasilan (contoh: motor, mobil, komputer). Aset ini biasanya harganya cukup tinggi, sehingga bisa dibeli dengan program cicilan. Pastikan kamu mampu untuk membayar cicilan untuk aset produktif ini maksimum 30% dari penghasilan bulananmu. Jaga jangan sampai cicilanmu berlebihan hingga terbelit hutang.

4. Dana Pensiun.

Memikirkan dana pensiun sejak dini adalah langkah yang cerdas. Kenapa? Karena masa depan, seperti banyak orang katakan, penuh dengan ketidakpastian. Lebih baik punya pegangan daripada menyesal kemudian. Kamu bisa memulai menabung dalam jumlah minim setara biaya pulsa bulananmu, misalnya Rp 100,000 per bulan atau Rp 1,2 juta per tahun. Nah, dalam 30 tahun jumlahnya bisa berkali-kali lipat! Dengan kurun waktu yang panjang seperti ini, kamu bisa lebih fleksibel mengelola dana pensiunmu di instrumen keuangan yang memberikan return tinggi, reksadana saham misalnya.

5. Asuransi Kesehatan.

At the very minimum, pastikan kamu punya BPJS Kesehatan. Kalau punya dana lebih, silakan mendaftar asuransi kesehatan swasta untuk tambahan. Kenapa? Karena biaya sakit itu mahal, dan sakit bisa terjadi sewaktu-waktu. Jadi beri perlindungan kesehatan yang cukup untuk menjaga dirimu tetap produktif.

Kalau kamu taat mengikuti #AnggaranSiJomblo ini, dijamin kedepannya kamu akan jadi jomblo keren. Tinggal tambahkan doa yang kenceng supaya dapat jodoh yang keren juga ya. Jadi ga perlu baper lagi kalau ditanya “kapan nikah”, karena modalnya sudah ada…. Ya kan?

METTA ANGGRIANI, CFP®

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *