7 Tips Menyiasati Kenaikan Harga Menjelang Lebaran

Kementerian Perindustrian (Kemperin) memperkirakan harga produk olahan makanan dan minuman berpotensi naik 5%-7% dalam menyambut Ramadhan tahun ini. Angka ini merupakan agregat di level nasional. Versi riilnya ibu-ibu pasti lebih tau keadaan di pasar, dimana kenaikan harga bisa mencapai 10% – 20%.

Bagaimana menyiasati kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran? Yuk coba ikuti 7 kiat sederhana ini:

1. Fokus pada kebutuhan pokok puasa & Lebaran, yaitu makanan. Perhitungkan jumlah bahan makanan yang diperlukan selama puasa & Lebaran. Apakah akan membuat sendiri kue-kue Lebaran? Apakah akan melakukan open house saat Hari Raya, berapa banyak hidangan yang harus disiapkan? Bila kamu sudah bisa merencanakan aktivitas Lebaran, akan lebih mudah menghitung berapa jumlah bahan makanan yang harus dibeli selama sebulan ini.

2. Stok bahan makanan kering secukupnya. Kebutuhan seperti gula, mentega, minyak goreng, kecap, sirup, tepung terigu, dan bumbu dapur lainnya bisa kita beli di awal sebelum harga-harga mulai naik. Bila ingin menyimpan dalam jumlah besar, perhatikan tanggal kadaluwarsa dan pastikan ada tempat penyimpanan yang aman.

3. Siapkan anggaran khusus (dengan memperhitungkan kenaikan harga tadi) untuk bahan makanan basah yang tidak dapat disimpan lama, seperti telur, daging, sayur, buah, dll. Lakukan pembelian mendekati hari-H dan pastikan disimpan di tempat yang baik. Gunakan prinsip FIFO (First In First Out), yaitu masaklah bahan makanan yang dibeli duluan, sehingga tidak perlu membuang makanan basi.

4. Pilih tempat belanja yang menawarkan harga dan kualitas yang pantas. Biasanya ibu-ibu sudah tau dimana toko yang tepat untuk membeli jenis-jenis bahan makanan tertentu, juga promo-promo yang rutin diadakan di supermarket tertentu. Memang agak sulit nih kalo ga boleh nyebut merek disini, hehehe…

5. Bayarlah kebutuhan bahan makanan dengan uang cash. Hindari penggunaan kartu kredit untuk belanja barang konsumsi agar bijak mengelola hutang.

6. Tanam sendiri kebutuhan bahan makanan kamu. Seperti Ibu saya bertanam cabai, daun kunyit, daun jeruk, kecombrang, dll. Dengan menanam sendiri, kamu ga hanya lebih hemat tetapi juga mulai membangun self-sustaining home. Kalo ga keburu menanam untuk musim Lebaran tahun ini, tetap mulailah bertanam sekarang untuk kebutuhan jangka panjang.

7. Jangan tergoda oleh diskon-diskon lainnya yang bukan kebutuhan pokok. Percaya deh, masih akan ada banyak diskon lain setelah Lebaran kok, hehehe…

Mumpung masih hari ke-2 puasa, mari kita hitung rencana belanja Lebaran kita dengan cermat….

METTA ANGGRIANI, CFPĀ®

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *